Syeikh Akram Kaabi, Minggu (12/2/2023) dalam pertemuan dengan veteran perang melawan penjajah dan terorisme di Irak menuturkan, "Jalan jihad akan terus berlanjut, dan medan-medan tempur masih membara, pasalnya musuh masih ada." Ia menambahkan, "Selama Amerika Serikat dan Rezim Zionis Israel masih bangkit memerangi Tuhan, agama dan kemanusiaan, maka para pejuang pembela kesucian, dan nilai-nilai murni harus melawannya." Menurut Syeikh Akram Kaabi, tidak ada persahabatan apa pun dengan Amerika Serikat, negara ini adalah musuh, dan akan tetap menjadi musuh. "Kami tidak menerima sisa-sisa pasukan AS, baik sebagai penasihat militer, teknisi, maupun tentara. Kelompok perlawanan sama sekali tidak punya sikap selain ini, dan tidak akan pernah mengubah sikap tersebut," tegasnya. (HS)
342/